Akhir-akhir ini saya kesel dengan bayar parkir. Begini pemirsa, sebagai orang yang menggantungkan mobilitas sehari-harinya dengan sepeda motor, saya sering berhenti di tempat-tempat tertentu entah itu warung makan, tempat fotokopi, atau ATM, selain mengeluarkan uang untuk makan atau belanja, saya juga agak kesel dengan bayar parkir. Mungkin terdengar egois, karena buat sebagian orang bisa saja beranggapan "ah cuma uang dua rupiah doang kok dipermasalahin" Tapi, coba deh bayangin, "esensi" dari parkir itu kan sebetulnya kita membayar jasa kepada seseorang/perusahaan untuk menjaga kendaraan kita yang ditaruh untuk sementara waktu, bukan begitu? Nah, sekarang kita "studi kasus" deh, pernah enggak kalian setelah keluar ATM ditagih bayar parkir? Saya pernah, waktu itu saya sama sekali enggak megang uang karena uang receh ketinggalan di rumah, sementara kalau balik ke rumah buat ngambil ya bakal makan waktu, jadi harus narik uang tunai di ATM pinggir jalan. ...
Comments
Post a Comment